wheyd



let’s talk about story

malam, udh mau jam dua (baca : 15 menit lagi). masih berkutat sama report2 kantor. hoaahhmm. kalau gini jadi inget jaman2 kuliah ngerjain tugas. hhhh.. jadi rindu kan..

ini udah hampir 4 hari dari hari raya idul fitri. cepat sekali hari berlalu. baru kemaren puasa pertama eh udah idul fitri aja. hmm.. btw, belakangan banyak kejadian yang aneh-aneh yang ga diduga-duga. impact nya jadi merembet kemana-mana. yah ga ada yang bisa hentikan ‘maunya’ Allah.

jadi kayaknya postingan hari ini rada-rada nyampur. sebagian cerita tentang saya dan bagian yang lain cerita tentang kehidupan orang-orang disekitar saya.

let’s see..

CHAPTER 1

tidak mau ambil pusing soal pekerjaan. cape hati. kenapa ya melulu soal uang? penting sekali sepertinya uang. apa-apa butuh uang memang. buat makan beli baju bayar tunggakan sewa kontrakan dan semuanya. mereka mempermasalahkan itu dude. terkadang aku yang mungkin terlalu naif. berharap semua baik-baik saja. mereka bilang kau tidak akan pergi kemana-mana dan aku selalu percaya. dan ternyata kau juga butuh uang. sepertinya butuh banyak. dan mereka menahan aku dan perasaan ku. pada sebuah harapan-harapan kosong. dan aku semakin terbuai karenanya. tanpa sadar kau terus berlalu dengan semua pemikiran mu tentang hidup. kemudian bertanya tentang aku saat kau berhubungan dengan perempuan lain. melihat aku dan tangan mu terus mengetik pesan kepadanya.

sakit? sepertinya aku mulai terbiasa.

uang. aku bisa cari uang dude. i can find money. i dont need fuckin money, kalau semua ini berawal cuma gara-gara uang. lalu untuk apa kau masih bertanya dan aku masih terpaku? kalau aku egois, aku minta Dia supaya kau jangan pergi tetap saja duduk disitu sambil menatap aku. tolong aku, jangan alihkan tatapan itu. tapi aku tidak egois, dan kau tetap pergi.

aku tidak butuh dude! yang aku butuhkan diskusi saat aku mulai kebingungan. aku butuh bersandar saat mulai kelelahan. butuh pegangan saat kaki ini mulai goyah. aku butuh pendingin saat tidak bisa menahan amarah. aku butuh kau. bukan lagi soal uang.

kau bilang aku seperti batu karang. bodoh. batu karang juga perlahan rapuh terkikis air laut yang asin. aku ini perempuan biasa. aku punya perasaan.

apa aku terlihat seperti badut? mereka terus saja tertawa ke arah ku.

bahkan bicara perlahan hampir berbisik tentang kau disebelah ku. sakit? aku bilang aku sudah terbiasa.

tidak, tunggu.. aku berusaha terbiasa. berusaha tuli dan pura-pura buta.

continued…

hoaahhmm..
let see.. well dont know what to say..
how the things come up and end quickly..
hmm..
ok bye!

lama-lama bisa gila

hhhh…

ada yang aneh sama kantor ini terutama sama atasan saya. di kantor saya merasa dituntut untuk terus melaksanakan tanggung jawab sebagai karyawan tanpa pernah ditanya apa kendala yang saya hadapi disana. atasan saya ngerti akan hal itu ga sih sebenrnya? atau beliau pura2 ga ngerti?

ini bukan keluhan, tapi ini kenyataan yang saya rasakan selama saya bekerja di perusahaan ini. jenuh? pasti. ngerasa ga ada progres? jelas.

gitu-gitu aja.

udah dari seminggu yang lalu saya diharuskan presentasi ISO oleh atasan saya. tapi pas semua bahan presentasi udah selesai dan saya bertanya apakah sudah bisa dilakukan presentasinya, apa yang saya dapatkan? jawaban beliau cuma ‘nanti’ sambil berlalu ke ruangannya. beliau justru lebih asik mengurusi hal lain seperti MSS, 3Way jadi saya ini di hire buat apa?

ketika saya proaktif yang ada saya dicuekin ketika saya pasif saya disinisin. ini mau gimana sih?

kalau begitu, kalau anda sebagai atasan saya terus-terusan tidak fokus dan selalu menomor-sekian-kan saya yang anda rasa tidak penting ini sebaiknya anda jangan jadi manajer ISO. sebaiknya anda fokus saja jadi site manajer 3Way atau ngurusin project MSS. biarkan saya diarahkan dan dibimbing orang lain sebagai atasan saya yang lebih fokus dan perhatian pada kondisi serta kendala saya dalam bekerja.

apa karena saya bawahan jadi saya diperlakukan seenaknya aja atau anda pak yang ga bisa jadi atasan?

kemarin saya terlanjur sudah menandatangani kontrak sampai bulan desember 2011 ini. ada sedikit penyesalan terbersit dibenak saya. iyalah dengan produktifitas kerja yang demikian ditambah atasan yang tidak peduli mau dibawa kemana?

intinya saya cuma mau feedback, tanggung jawab yang saya kerjakan udah seharusnya dibarengi sama perhatian dan fasilitas dari perusahaan. ini udah hampir empat bulan baju seragam aja sampai sekarang belum dapat, mouse aja harus bawa sendiri dari rumah. ck.

gimana mau nerapin ISO hal kecil buat karyawan aja ga diperhatikan apalagi yang lain. ah sudahlah. liat ajalah ntar akan bagaimana jadinya.

adios.

tapi satu hal, saya pasti akan ngomong sama anda dan mengakhiri kegilaan ini dengan sebuah solusi bukan tatapan sinis anda.

Reblogged from cocaine-fiance
love this!

love this!

(Source: cocaine-fiance, via dindasariandolina)

Reblogged from today

(Source: today, via dindasariandolina)

Reblogged from meyouecru

Berlari Sekencang - Kencangnya

Jauh berjalan„

Desiran ombak pelan terdengar dari sini..

Lembut angin sepoi-sepoi datang menghampiri..

Menyibakkan rambut yang terurai rapi..

Terhenti„

Merebahkan diri..

Terpejam di antara rumput-rumput hijau..

Yang tumbuh subur di hamparan ini..

Harumnya bau tanah lembab..

Diteduhi pohon-pohon rindang tetapi jarang..

Dari hangatnya sinar mentari senja..

Langit pun menjingga..

Begitu elok..

Begitu sempurna..

Ku tutup hari ini dengan tawa..

Dan aku tetap akan berjalan..

Mungkin kemudian berlari..


Posted on August 9, 2009 by wheydsepoiasoibohay. 
Categories: Uncategorized.
Crtd.by : widya s. ramandha
10 feb 09

[Flash 9 is required to listen to audio.]

Banmal Song By: Jung Yong Hwa


Maenchoeum neoreul budeonnal
Sujubki manhadeon neoyae mageun misodo
Oneuri jina myeon kakkaweo jilkeoya
Maeil seollae neun kidae reulhae

Museun mareul keon nae bulkka
Ottohkae hamyeon neega useo julka
Soneul keonae buda eosaekhae jillkabwa
Meojeogeun useumman useobwa

(Reff)
Uri seoro banmal haneunsa eegadui kireul
Ajik chogeum seotureo goeo saekhanaedo
Komawoyo raneun maltu daesin
Chumto chinagae mareul haejullae

Uri seoro banmal haneunsa eegak twilkoya
Hangeoreum shik.. cheon cheon hidagawa
Eejaen nae dununeul bara bomyeo mareulhae jullae
Neol saranghae

Nawayae soneul chabteonnal
Shimjangee meomchundeuthan kibundeurae
Museun malhae naen jiki yeokcho chaahnna
Manyang seollaeneun kibu ningeol

(back to Reff)

Uri seoro saranghaneun saeega duikireul
Chabeun duson yeongwonhee huhji ahneulkkeoya
Baraboneun neoyae nun bitsogae
Haengbokhan misomanee kkilbarae

Uri seoro saranghaneun saeega twilkkeoya
Akkyeo jugo pyeonhee ki taemyeondwe
Neoreul boneun nayae du nunbitchi
Marago isseo
Neol saranghae

TRANSLATION:

 The day when I first saw you
Your bright smile full of shyness
we’ll get closer after today
every day, I have heart-fluttering expectations

what to say to you
how to get you to laugh
I fear it’ll get awkward when I try to hold your hand
all I can do is smile shyly

(reff)
Hopefully we can speak banmal to each other
even though it’s still awkward and unfamiliar
instead of saying ‘thank you’
instead of saying ‘thank you’

Hopefully we can speak banmal to each other
you walk towards me slowly, step by step
now look at my two eyes and tell me
I love you

The day when I held your hand
I felt my heart stop beating
I don’t even remember what I said
All I feel is a flutter in my stomach

(back to reff)

Hopefully we can fall in love with each other
I’ll never let go of your two hands from my grasp
the light of your eyes, gazing at me
I hope there will only be joyful smiles

Hopefully we can fall in love with each other
We can lean on one another and take care of each other
Looking into your eyes, my two eyes
they’re talking to you
I love you

Thankfull to Allah

Agak grogi nih. sudah sekian lama tidak menulis, akhirnya nulis lagi ditempat yang baru pula. jari-jari masih terasa kaku digerakkan untuk mengetik kata-kata yang sudah mulai menumpuk di kepala dan harus dituangkan satu-satu.

Halo halo..kalau ga salah ini minggu kedua dibulan februari 2011..jadi ceritanya dari tanggal 27 januari kemarin saya mulai bekerja dihari pertama..yah setelah hampir setahun nganggur haha..saya bergabung di PT. Vadhana International di bagian ISO perusahaan ini SUB dr PT. Supraco bergerak dibidang kontraktor yang bantu-bantuin pekerjaannya PT. Chevron Pacific Indonesia..yah kalau kalian tinggal di kota minyak pasti taulah PT-PT dibidang seperti itu..terutama yang tinggal di Duri-Riau..

Pertama, saya ga pernah menyangka akan kembali lagi ke kampung halaman saya ini untuk bekerja..rezeki itu memang misteri ya..saya terpaksa menunda mimpi-mimpi saya sebentar untuk menyenangkan orang-orang disekitar saya..lebih dari itu, ini adalah konsekuensi yang harus saya jalani karena setahun setelah kelulusan bermalas-malasan dan sibuk traveling kesana kemari..yah itu semua soal pilihan..

Kalau saya mau dan tetap berkeras hati mungkin saya akan tetap di Jakarta dan bolak-balik Bandung..dua kota itu memang sangat menyenangkan..karena itu sangat berat untuk meninggalkannya..tapi, saya tidak boleh egois..

Saya bukan berasal dari keluarga kaya raya..jadi saya tidak bisa menjalani hidup ini dengan semau saya..saya harus berjuang dan berfikir keras agar semua kembali normal..agar tiga orang adik saya tetap mendapatkan pendidikan yang sangat layak..tidak kekurangan satu apapun..dan untuk mewujudkan semua itu saya harus mulai dari nol..soal mimpi?Allah Maha Mengetahui segala isi hati jadi Dia pasti dengar..saya tidak perlu khawatir soal itu..

Awalnya sangat berat menjalani sesuatu yang tidak kita suka..sesuatu yang bukan diri kalian..sesuatu yang sangat jauh dari siapa kalian sebenarnya..tapi beginilah hidup..soal perjuangan dan pilihan..yang harus dijalani..harus dilewati..

Over all saya sangat bersyukur kepada Allah untuk semua rezeki yang Dia berikan..untuk semua kesibukan..semua pembelajaran..

Itu baru sebagian yang ingin saya tulis hari ini..

[Flash 9 is required to listen to audio.]

i heard this song when i watched Castle eps 7 season 2 on starworld. then i google it and i found Anna Waronker she’s the singer of this song. extremly i fall in love with her lyrics. it just a simple lyrics but it has a deep mean. heheh..

Threshold by: Anna Waronker

Inside this life
Under it’s spell 
I close my eyes 
And live to tell

The hands we’re dealt
Will never disappear 
Death, she grows near 

People change 
And instantly 
I’m not the same girl 
I used to be 
I can’t erase all the memories 
But I can explain 
If you’re listening
People change 
Not just me 

Locked up in silence 
A living hell
My heart still beats
So I bid farewell

The loving hand that saved me 
Held too tight 
His darkness weighs
On me at night

People change
And instantly 
I’m not the same girl 
I used to be 
I can’t erase all the memories
But I can explain 
If you’re listening 
People change 
Not just me 

I never asked 
Or wanted to 
You stepped across my threshold 
How could you?